Opsi filter

Mulai dari

Level Safari

Jenis Safari

Tahun

Negara

Bulan

Tujuan

Safari Sirkuit Selatan terbaik kami di Tanzania

45 Paket

Safari Sirkuit Selatan di Tanzania menawarkan permata tersembunyi, dibuat khusus untuk pelancong pribadi dan kelompok-kelompok kecil yang mencari pengalaman yang benar-benar otentik, di luar jalan yang jauh dari sirkuit utara yang sibuk dan berat di wisata. Dengan safari sirkuit selatan di Tanzania, Anda akan melintasi beberapa taman nasional yang paling ikonik dan menakjubkan di negara itu, termasuk dataran besar Mikumi, sabana yang kaya satwa liar dari Ruaha, ekosistem sungai Nyerere (sebelumnya Pula), dan dataran tinggi Delander. Setiap taman menampilkan perpaduan unik dari ekosistem, pemandangan yang menakjubkan, dan keanekaragaman hayati yang luar biasa. Bersiaplah untuk pertemuan dekat dengan gajah yang megah, macan tutul yang tersembunyi, jerapah yang menjulang tinggi, singa yang kuat, dan anjing liar Afrika yang langka dan terancam punah, semuanya berkeliaran dengan bebas di habitat alami mereka. Apakah Anda seorang fotografer margasatwa yang bersemangat, seorang penggemar alam yang aneh, seorang penjelajah petualang, atau seseorang yang merindukan koneksi budaya yang asli, safari sirkuit selatan di Tanzania ini menjanjikan perjalanan yang sangat mendalam.

Filter yang dipilih:
Hapus semua filter

Safari Sirkuit Selatan terbaik kami di Tanzania adalah pintu gerbang Anda ke pengalaman safari yang luar biasa dan tidak dipenuhi jalur. Menyelam jauh ke dalam taman selatan di mana pohon -pohon Baobab besar bertemu dengan sungai -sungai yang menderu dan satwa liar berkeliaran tanpa keramaian. Dari menjelajahi Sungai Rufiji saat matahari terbenam di Taman Nasional Nyerere, hingga melacak permainan dengan berjalan kaki di hutan belantara Ruaha yang luas, dan melihat kawanan satwa liar di dataran terbuka Mikumi, safari ini mendefinisikan kembali petualangan dalam segala hal. Waktu yang paling sempurna untuk mengunjungi Surfari Sirkuit Selatan di Tanzania adalah selama musim kemarau, yang berlangsung dari Juni, Juli, Agustus, September hingga Oktober, dan juga dari Desember, Januari, Februari hingga Maret bagi mereka yang tertarik untuk minum bir dan menikmati lanskap hijau yang rimbun.